Cara Mengobati Ayam Bangkok Ngorok

Daftar Sabung ayam – Untuk pencinta ayam bangkok pastinya sudah mengetahui penyakit apa saja yang bisa menyerang ayam bangkok anda seperti penyakit ngorok yang tak kunjung sembuh dimana hal ini tentunya membuat anda merasa terganggu bukan

walapun penyakit ini tergolong sebagai penyakit yang berbahaya namun dilihat dari kondisi ayam seperti ini juga dapat menurunkan peforma ayam tersebut saat bertarung

meskipun tidak terlalu berbahaya penyakit ini tetap harus di tanggulangi agar ayam jago andalan anda tetap bisa bertarung dalam kondisi terbaiknya

pada kasus ayam bangkok ringan ayam tidak akan terlihat turun peforma dan juga staminanya namun jika ayam bankok sudah terlalu lama dan tak kunjung sembuh juga dan menimbulkan menurunkan kemampuannya saat bertarung dan pertahanan ayam yang akan semakin goyah

menurut sumber terpercaya yang dibaca, hal yang menimbulkan penyakit ini merupakan gangguan sistem pernafasan yang disebabkan oleh bakteri bakteri Microplasma Galisepticum,.

Meski efeknya tergolong lambat, namun jika berlangsung lama tentunya kondisi ayam ini akan semakin parah. M. gallisepticum akan tetap menetap dalam saluran pernapasan dan baru bekerja menginfeksi secara akut ketika ayam mengalami stres.

Pengobatan Ayam Ngorok Dengan Obat Tradisional

Selain menggunakan obat ngorok di apotik, kita juga bisa menggunakan obat tradsiional dari tanaman yang bisa kita dapatkan dengan mudah. Cara tradisional ini jauh lebih aman jika kita badingkan dengan obat pabrikan yang terbuat dari bahan kimia. Untuk lebih jelasnya silahkan simak penjelasan kami berikut ini.

  1. Daun Sirih
    Daun sirih adalah salah satu tanaman yang paling sering digunakan oleh para penghobi ayam untuk mengobati penyakit ngorok ini. Cara pengobatanya cukup mudah, merebus 3-7 helai daun sirih (warna merah lebih bagus) dengan 1 gelas air bersih. Kemudian air rebusan tersebut disaring dan campurkan air perasannya dengan jeruk nipis. Berikan pada ayam 2 kali sehari, setiap pagi dan sore. Ulangi langkah tesebut hingga benar-benar sembuh.
  2. Bawang Putih
    Bawang putih juga tergolong obat ayam ngorok tradisional yang sudah diakui kemujarabannya dalam meredakan masalah pernapasan ayam. Bawang putih yang diparut, kemudian diambil sarinya, untuk kemudian diminumkan pada ayam yang menderita sakit ngorok. Selain mengobati ngorok, sari bawang putih yang diminumkan pada ayam juga dipercaya berguna sebagai obat cacing dan obat untuk meningkatkan nafsu makan ayam aduan.
  3. Getehan
    Pehobi ayam aduan daerah Pantai Utara Jawa sering menggunakan tanaman getehan untuk mengobati masalah ngorok pada ayamnya. Tanaman getehan sendiri adalah sejenis tanaman perdu yang tumbuh di semak belukar. Bagian tanaman getehan yang di jadikan obat adalah buahnya. Tumbuklah buah yang sudah matang lalu ambil sarinya dan kemudian minumkan pada ayam yang sakit. Jika tidak langsung sembuh besok paginya, ulangi pemberiannya setiap 1 kali sehari saat malam atau sore hari.

Pengobatan Ayam Ngorok Dengan Obat Apotik

Untuk pengobatan menggunakan obat apotik ini bisa dilakukan dengan memberikan antibiotik dan multivitamin secara tepat. Untuk jenis obat ngorok di apotik ini bisa menggunakan obat obat seperti fluoroquinolon, makrolida dan tetracycline serta multivitamin seperti Fortevit. Untuk cara pemberian obat ini dapat dilakukan seperti berikut ini.

  1. Pemberian antibiotik seperti fluoroquinolonmakrolida dan tetracycline secara tepat pada waktu pagi dan sore hari.
  2. Memberikan multivitamin dosis tinggi seperti Fortevit yang diberikan pada malam hari untuk mengatasi stres pada ayam.
  3. Kontrol suhu kandang selama masa pengobatan, usahakan agar suhu kandag tidak lembab agar infeksi tidak semakin parah.
  4. Semprot bagian dalam kandang dengan desinfektan Antisep atau Neo Antisep untuk membasmi bakteri Mycoplasma penyebab CRD.

dan demikian cara mengobati ayam aduan anda yang ngorok pada ayam bangkok yang dapat kami sharing dan semoga bermanfaat bagi anda yang mengalami masalah ini

 

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *